Dalam upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi perilaku berisiko, Puskesmas Sebangkau melaksanakan kegiatan Sosialisasi Berhenti Merokok dan Bahaya NAPZA di SMP Negeri 3 Tebing Buluh. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX sebagai bagian dari edukasi kesehatan sejak usia sekolah.
Kegiatan sosialisasi disampaikan oleh Penanggung Jawab Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Sebangkau, S.M. Faisal Al Idrus, S.K.M., yang memberikan materi secara interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa.
Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan mengenai pengertian NAPZA, yaitu Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif, beserta jenis-jenis dan golongannya. Para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai contoh NAPZA yang sering disalahgunakan, sehingga mereka mampu mengenali bentuk dan bahaya penyalahgunaannya sejak dini.
Selain itu, dijelaskan pula mengenai kelompok yang menjadi target peredaran NAPZA, di mana remaja termasuk salah satu kelompok yang rentan menjadi sasaran. Oleh karena itu, para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya memiliki pengetahuan, keberanian untuk menolak ajakan negatif, serta kemampuan memilih pergaulan yang sehat.
Materi sosialisasi juga membahas berbagai dampak penyalahgunaan NAPZA, baik terhadap kesehatan fisik, kondisi psikologis, maupun kehidupan sosial. Penyalahgunaan NAPZA dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, menurunkan prestasi belajar, merusak hubungan dengan keluarga dan lingkungan, hingga berpotensi menimbulkan masalah hukum.

Sebagai langkah pencegahan, para siswa diajak untuk menerapkan pola hidup sehat, aktif dalam kegiatan positif, membangun pergaulan yang baik, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan masa depan mereka.
Selain membahas NAPZA, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai bahaya merokok. Narasumber menjelaskan kandungan berbahaya yang terdapat dalam rokok, seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida, yang dapat merusak kesehatan paru-paru, jantung, serta organ tubuh lainnya.
Para siswa juga diberikan pemahaman bahwa rokok sering menjadi pintu gerbang (gateway) menuju penyalahgunaan NAPZA. Kebiasaan merokok sejak usia dini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mencoba zat adiktif lainnya yang lebih berbahaya. Oleh karena itu, pencegahan perilaku merokok sejak remaja menjadi salah satu langkah penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Puskesmas Sebangkau berharap para siswa memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai bahaya rokok dan NAPZA, sehingga mampu mengambil keputusan yang bijak, menjaga kesehatan, serta menjadi generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan zat adiktif.





