Puskesmas Sebangkau melaksanakan kunjungan rumah bagi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) sekaligus konseling dan pemantauan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal pada 31 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendampingan untuk membantu menjaga dan meningkatkan status gizi ibu hamil hingga masa persalinan.
Dalam kegiatan kunjungan rumah, petugas melakukan pemantauan kondisi ibu hamil, termasuk perkembangan berat badan dan Lingkar Lengan Atas (LILA). Ibu hamil dengan LILA di bawah 23,5 cm termasuk dalam kondisi KEK yang membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih lanjut.
Selain pemantauan kondisi fisik, petugas juga mengevaluasi kepatuhan ibu dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ibu rutin mengonsumsi tablet tambah darah sebagai bagian dari upaya mencegah anemia yang dapat memperburuk kondisi KEK.
Petugas juga melakukan pemantauan terhadap konsumsi PMT berbahan pangan lokal, seperti olahan ikan, telur, dan kacang-kacangan. Selain memastikan PMT dikonsumsi, ibu juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengolahan makanan yang higienis.
Dalam sesi konseling, ibu hamil diberikan edukasi mengenai pola makan dan gizi seimbang, terutama pentingnya memenuhi kebutuhan protein hewani seperti ikan, ayam, dan telur. Edukasi juga menekankan bahwa selama kehamilan yang penting bukan hanya menambah jumlah makanan, tetapi memastikan makanan yang dikonsumsi memiliki kandungan gizi yang cukup.

Petugas turut mengingatkan ibu dan keluarga mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan, seperti pusing hebat, pandangan kabur, bengkak, dan perdarahan. Apabila tanda-tanda tersebut ditemukan, ibu dianjurkan segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.
Kegiatan kunjungan rumah juga menjadi kesempatan bagi petugas untuk memberikan pendampingan secara langsung dan membangun komunikasi dengan ibu hamil serta keluarganya. Dukungan keluarga, terutama suami dan anggota keluarga di rumah, sangat diperlukan untuk membantu memastikan ibu mendapatkan makanan bergizi dan tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.
Pemanfaatan pangan lokal juga terus didorong karena bahan pangan tersebut lebih mudah ditemukan dan diolah dalam kehidupan sehari-hari. Pendampingan secara rutin diharapkan dapat membantu memperbaiki status gizi ibu hamil KEK sebelum memasuki masa persalinan.
Melalui kegiatan kunjungan rumah dan pemantauan PMT lokal ini, Puskesmas Sebangkau berkomitmen untuk terus mendampingi ibu hamil yang mengalami masalah gizi. Dengan dukungan petugas kesehatan, kader, dan keluarga, diharapkan ibu hamil dapat menjalani kehamilan dengan sehat sehingga ibu sehat, bayi lahir selamat, dan risiko stunting dapat dicegah sejak masa kehamilan.





